Ada kemenangan yang terasa penting.
Ada kemenangan yang mengubah klasemen.
Dan ada kemenangan yang masuk buku sejarah.
Mesir mendapatkan yang ketiga.
Di Vancouver, tim asuhan Hossam Hassan berhasil membalikkan keadaan untuk mengalahkan Selandia Baru 3-1. Hasil itu bukan sekadar tiga poin. Itu adalah kemenangan pertama Mesir sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Yang membuat cerita ini semakin menarik adalah cara mereka meraihnya.
Karena selama 45 menit pertama, justru Selandia Baru yang terlihat lebih dekat menuju kemenangan.
Tim asal Oseania itu bermain berani sejak awal pertandingan. Mereka tidak terlihat gentar menghadapi Mohamed Salah dan kawan-kawan. Sebaliknya, mereka tampil agresif dan langsung memberi tekanan ke pertahanan Mesir.
Hasilnya datang pada menit ke-15.
Berawal dari situasi sepak pojok, Finn Surman memenangkan duel udara dan menanduk bola ke gawang Mesir. Stadion BC Place langsung bergemuruh.
1-0 untuk Selandia Baru.
Saat itu banyak yang mulai membayangkan kejutan besar.
Selandia Baru sebelumnya juga sempat unggul dua kali saat bermain imbang melawan Iran. Kini mereka kembali memimpin melawan salah satu tim terbaik Afrika.
Masalahnya, mereka tidak mampu mempertahankan momentum tersebut.
Babak kedua berubah total menjadi milik Mesir.
Mohamed Salah mulai lebih sering mendapatkan bola. Emam Ashour mengendalikan tempo permainan. Tekanan demi tekanan mulai mengalir ke area pertahanan Selandia Baru.
Gol penyama kedudukan akhirnya datang melalui Mostafa Zico.
Penyerang Mesir itu menyambut umpan silang Mohamed Hany dengan sundulan yang gagal dihentikan kiper Selandia Baru.
1-1.
Pertandingan hidup kembali.
"Ketika Mesir menemukan ritmenya, pertandingan yang tadinya terlihat sulit tiba-tiba berubah menjadi milik mereka."
Gol tersebut menjadi titik balik.
Selandia Baru mulai kehilangan kontrol.
Mesir semakin percaya diri.
Dan kemudian Mohamed Salah melakukan apa yang biasa dilakukan pemain besar pada momen besar.
Menit ke-67.
Salah melakukan kombinasi satu-dua dengan Zico di depan kotak penalti. Kapten Mesir itu kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok gawang.
2-1.
Mesir berbalik unggul.
Gol itu langsung mengubah suasana pertandingan.
Pendukung Mesir yang memenuhi stadion mulai percaya bahwa malam bersejarah benar-benar akan terjadi.
Selandia Baru mencoba bangkit, tetapi energi mereka mulai habis.
Kesalahan-kesalahan kecil mulai muncul.
Dan Mesir menghukum mereka sekali lagi.
Menjelang akhir pertandingan, Salah kembali terlibat dalam proses gol. Umpannya berhasil disambut Trezeguet yang mencetak gol ketiga dan memastikan kemenangan Mesir.
3-1.
Selesai.
Peluit panjang berbunyi.
Para pemain Mesir merayakan kemenangan seperti memenangkan trofi.
Dan mungkin itu tidak berlebihan.
Karena selama puluhan tahun, Mesir selalu gagal meraih kemenangan di Piala Dunia. Generasi demi generasi datang dan pergi tanpa mampu mencatat sejarah tersebut.
Sampai akhirnya Mohamed Salah dan rekan-rekannya melakukannya di Vancouver.
Kemenangan ini juga membawa Mesir ke puncak Grup G dengan empat poin dan membuat peluang mereka lolos ke babak gugur terbuka sangat lebar. Sebaliknya, Selandia Baru kini harus menghadapi Belgia pada laga terakhir dengan tekanan besar di pundak mereka.
Rangkaian Gol
⚽ 15' — Finn Surman (Selandia Baru) 1-0
⚽ 56' — Mostafa Zico (Mesir) 1-1
⚽ 67' — Mohamed Salah (Mesir) 1-2
⚽ 83' — Trezeguet (Mesir) 1-3
Hasil Akhir
Selandia Baru 1-3 Mesir 🇳🇿🇪🇬
Man of the Match: Mohamed Salah
Satu gol, satu assist, dan peran besar dalam kebangkitan Mesir yang akhirnya meraih kemenangan pertama sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia.
"Sebagian negara datang ke Piala Dunia untuk mengejar gelar. Mesir datang untuk mengejar sejarah. Dan malam ini mereka akhirnya mendapatkannya."