Piala Dunia 2026 baru berjalan dua pertandingan fase grup, tetapi sudah ada tim yang harus mengakhiri mimpinya lebih cepat.
Format baru dengan 48 peserta memang memberikan peluang lebih besar untuk lolos. Dua tim teratas setiap grup lolos otomatis, sementara delapan peringkat ketiga terbaik juga ikut melaju ke babak 32 besar.
Namun justru karena sistem head-to-head menjadi tiebreaker utama, beberapa tim bisa dipastikan tersingkir bahkan sebelum memainkan pertandingan terakhir grup mereka.
Hingga 21 Juni 2026, baru ada dua negara yang resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026.
1. Haiti 🇭🇹

Haiti menjadi negara pertama yang harus mengucapkan selamat tinggal kepada turnamen.
Mereka membuka Piala Dunia dengan kekalahan 0-1 dari Skotlandia. Harapan untuk bangkit kemudian pupus setelah dihajar Brasil 3-0 lewat dua gol Matheus Cunha dan satu gol Vinicius Junior. Kekalahan kedua itu membuat Haiti tidak lagi memiliki peluang mengejar posisi lolos.
Sebenarnya tidak banyak yang menjagokan Haiti untuk lolos dari grup yang dihuni Brasil, Maroko, dan Skotlandia. Namun mereka tetap meninggalkan kesan positif karena berani bermain terbuka dan tidak hanya bertahan sepanjang pertandingan.
Sayangnya, keberanian saja tidak cukup di Piala Dunia.
2. Turki 🇹🇷

Kalau Haiti tersingkir sesuai prediksi, maka Turki adalah cerita yang berbeda.
Banyak pengamat menempatkan Turki sebagai salah satu kuda hitam sebelum turnamen dimulai. Mereka memiliki generasi pemain yang menarik seperti Hakan Çalhanoğlu, Arda Güler, dan Kenan Yıldız.
Namun kenyataan di lapangan sangat kejam.
Turki kalah 0-2 dari Australia pada laga pertama. Kemudian mereka kembali kalah 0-1 dari Paraguay meski menguasai hampir 80 persen penguasaan bola dan bermain melawan sepuluh pemain selama hampir satu babak penuh. Kekalahan itu langsung mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Yang membuat cerita ini semakin brutal adalah statistiknya.
Dalam dua pertandingan, Turki menghasilkan lebih dari 60 tembakan tetapi gagal mencetak satu gol pun. Sebuah catatan yang sulit dipercaya untuk tim dengan kualitas pemain seperti mereka.
“Turki datang sebagai kuda hitam. Mereka pulang tanpa satu gol pun.”
Siapa Berikutnya?
Masih ada banyak tim yang berada di ujung tanduk menjelang laga ketiga fase grup.
Beberapa negara besar masih belum benar-benar aman, sementara beberapa tim kejutan justru sedang membuka jalan menuju babak gugur.
Dan seperti yang selalu terjadi di Piala Dunia, daftar tim tersingkir biasanya bertambah jauh lebih cepat daripada daftar tim yang lolos.
Untuk saat ini, hanya dua negara yang sudah dipastikan pulang:
❌ Haiti
❌ Turki
Satu karena memang tidak diunggulkan.
Satunya lagi karena gagal memenuhi ekspektasi.
Dan sejauh ini, tidak ada eliminasi yang lebih menyakitkan daripada milik Turki.
“Di Piala Dunia, mimpi tidak selalu berakhir di babak gugur. Kadang mimpi itu berakhir bahkan sebelum fase grup selesai.”