Babak gugur Piala Dunia 2026 akhirnya benar-benar dimulai.
Kalau fase grup penuh dengan kejutan, hari kedua Round of 32 justru menghadirkan drama yang lebih gila lagi. Brasil nyaris dipermalukan Jepang sebelum selamat di menit-menit akhir. Jerman harus mengubur mimpi setelah kalah adu penalti dari Paraguay. Sementara Belanda menjadi raksasa terbaru yang tumbang usai disingkirkan Maroko.
Tiga pertandingan.
Tiga cerita yang benar-benar berbeda.
Namun semuanya memiliki satu kesamaan.
Yang kalah langsung pulang.
🇧🇷 Brasil 2-1 Jepang

Kalau ada pertandingan yang membuat jutaan fans Brasil menahan napas, inilah jawabannya.
Brasil memang datang sebagai favorit. Namun Jepang menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim yang bisa diremehkan.
Bahkan Samurai Blue lebih dulu mengejutkan lewat gol Kaishu Sano yang membuat Brasil tertinggal. Untuk beberapa saat, ancaman eliminasi benar-benar terasa bagi lima kali juara dunia tersebut.
Seleção kemudian meningkatkan intensitas permainan.
Matheus Cunha berhasil menyamakan kedudukan sebelum Brasil terus menekan pertahanan Jepang sepanjang babak kedua. Zion Suzuki tampil luar biasa di bawah mistar dan berkali-kali menggagalkan peluang emas Vinicius Junior maupun Rodrygo.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, momen yang ditunggu akhirnya datang.
Menit ke-95.
Gabriel Martinelli muncul sebagai pahlawan.
Winger Arsenal itu mencetak gol kemenangan yang membuat stadion langsung meledak. Jepang yang sudah bertahan hampir sepanjang pertandingan akhirnya harus menerima kenyataan pahit tersingkir hanya beberapa detik sebelum peluit panjang berbunyi.
Kadang satu menit tambahan sudah cukup untuk mengubah sejarah.
🇩🇪 Jerman 1-1 Paraguay (Paraguay menang 4-3 adu penalti)

Kalau Brasil lolos secara dramatis, Jerman justru mengalami mimpi buruk.
Der Panzer menguasai pertandingan hampir sepanjang waktu. Penguasaan bola mereka mendekati 80 persen, tetapi Paraguay bertahan dengan disiplin luar biasa.
Julio Enciso lebih dulu membawa Paraguay unggul pada babak pertama.
Jerman baru bisa membalas lewat sundulan Kai Havertz yang memaksa pertandingan berlanjut hingga extra time.
Drama sebenarnya baru dimulai.
Jerman sempat mencetak gol kemenangan melalui Jonathan Tah.
Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Kesempatan emas itu pun menghilang.
Pertandingan akhirnya ditentukan lewat adu penalti.
Di sinilah Paraguay tampil luar biasa.
Kai Havertz gagal.
Nick Woltemade gagal.
Jonathan Tah juga gagal.
Sementara Paraguay mengeksekusi penalti dengan sangat tenang hingga José Canale memastikan kemenangan.
Untuk pertama kalinya sejak 1976, Jerman kalah dalam adu penalti di Piala Dunia.
Salah satu kejutan terbesar turnamen resmi terjadi di Boston.
🇳🇱 Belanda 1-1 Maroko (Maroko menang 3-2 adu penalti)

Kalau pertandingan Jerman penuh drama VAR, laga Belanda kontra Maroko dipenuhi emosi.
Belanda sempat merasa akan lolos ketika Cody Gakpo mencetak gol pada menit ke-72. Dengan waktu yang terus berjalan, Oranje tinggal menghitung menit menuju babak 16 besar.
Namun Maroko sekali lagi menunjukkan mental luar biasa.
Saat memasuki injury time, Issa Diop menyundul bola ke gawang Belanda dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Seluruh pendukung Maroko di Monterrey langsung bergemuruh.
Pertandingan pun berlanjut hingga extra time.
Tidak ada gol tambahan.
Adu penalti menjadi penentu.
Yassine Bounou kembali membuktikan reputasinya sebagai spesialis adu penalti.
Kiper Sevilla itu melakukan penyelamatan penting, sementara Ismael Saibari menjadi eksekutor terakhir yang memastikan kemenangan Maroko 3-2.
Belanda resmi tersingkir.
Maroko kembali mencatatkan kisah indah di panggung Piala Dunia setelah keberhasilan mereka mencapai semifinal pada edisi 2022.
Rekap Hasil Round of 32 Hari Ini
🇧🇷 Brasil 2-1 Jepang
➡️ Brasil lolos ke babak 16 besar.
🇵🇾 Paraguay 1-1 Jerman (4-3 adu penalti)
➡️ Paraguay lolos, Jerman tersingkir.
🇲🇦 Maroko 1-1 Belanda (3-2 adu penalti)
➡️ Maroko lolos, Belanda tersingkir.
Hari kedua babak 32 besar benar-benar membuktikan satu hal.
Di fase gugur, status favorit tidak lagi berarti apa-apa.
Jepang hampir menjatuhkan Brasil.
Paraguay menulis salah satu kejutan terbesar dengan menyingkirkan Jerman.
Dan Maroko sekali lagi menunjukkan bahwa kisah indah mereka di Piala Dunia belum selesai.
Babak 16 besar kini mulai terbentuk.
Dan kalau dua hari pertama sudah segila ini…
Siapa yang berani menebak kejutan berikutnya?